Membuka Pembinaan Dewan Hakim MTQ se-Kabupaten Karimun tahun 2019



Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengatakan, dewan hakim sangat menentukan kualitas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).
Selain itu, dewan hakim juga sangat menentukan kualitas juara-juara yang dihasilkan dalam ajang MTQ. "Berkualitas atau tidaknya para qori-qoriah dan pelaksanaan MTQ, terletak pada seberapa besar kualitas dewan hakim itu sendiri.
Kedepan kita ingin utusan Kabupaten Karimun ditingkat Provinsi Kepri, qori dan qoriah yang berkualitas," ujar Anwar Hasyim, Jumat 20 Desember 2019. Hal itu disampaikan Anwar Hasyim saat membuka pembinaan dewan hakim MTQ se-Kabupaten Karimun tahun 2019 di Gedung Nasional.
Anwar Hasyim berharap, semoga pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi nanti Kabupaten Karimun akan mendapat hitungan dan dapat bersaing dengan Kabupaten Kota lainnya se-Provinsi Kepri. "Mampu bersaing dan mengukir prestasi terbaik pasti akan bisa tercapai. Kunci utamanya adalah jika kita semua dapat melaksanakan semua ini dengan hati yang iklas," katanya. Pembinaan dewan hakim MTQ se-Kabupaten Karimun tahun 2019 diikuti sebanyak 53 orang peserta se-Kabupaten Karimun.
Peserta merupakan dewan hakim tingkat kecamatan dan kabupaten Dalam kegiatan dilaksanakan oleh LPTQ Kabupaten Karimun tersebut, menghadirkan narasumber Junaidi Jum'ah merupakan dewan hakim Provinsi Kepri dan Nasional.
Tujuan dari kegiatan, untuk meningkatkan potensi bagi dewan hakim dalam memberikan penilaian bagi peserta qori dan qoriah pada ajang MTQ ditingkat Kecamatan maupun Kabupaten Karimun. "Peran dewan hakim sangat diperlukan dalam memberikan pembinaan bagi qori-qoriah kedepan agar lebih baik, dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya," pinta Kabag Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Setda Kabupaten Karimun Irwan Dinovri yang turut hadir pada pembukaan.

sumber : kepriterkini.id